Pagi tadi saya habis baca artikelnya Om Hermawan Kartajaya di sebuah koran yang cukup terkenal di surabaya. Di artikel itu Om Her bicara mengenai mengapa sinetron SEX AND THE CITY bisa begitu booming, Sehingga Film Layar lebarnyapun begitu mudahnya meledak di pasaran.
Ternyata ini berkaitan dengan yang namanya Need and want. Dalam standart marketing jika kita ingin membuat suatu produk untuk dijual kita harus memperhatikan 2 hal :
1. Need, yaitu kebutuhan dari pasar, artinya kita harus tau dulu apa yang dibutuhkan oleh pasar.
2. Want, setelah itu kita harus tau apa yang di mau oleh pasar.
Misal orang butuh mobil tapi kan bukan sekedar asal mobil pasti ada yang maunya nyaman, irit bensin, atau bodynya harus sport dll.
Ternyata saat ini 2 hal itu saja tidak cukup untuk memenangkan persaingan, karena ilmu tersebut sudah umum sekali sehingga saingan andapun sudah mengetahuinya.
Menurut beliau ada satu hal lagi yang mesti di perhatikan yaitu keinginan tersembunyi dari pasar. Seperti yang di contohkan dalam serial sex and the city. dimana penggemarnya lebih banyak dari kaum wanita.
Ternya di serial itu bukan hanya memperlihatkan para pemain memakai baju bagus, punya karir bagus tetapi juga membahas ketakutan yang dialami oleh banyak wanita di dunia.
Seperti dalam Film itu menggambarkan 4 wanita lajang yang kelihatannya memiliki kehidupan yang sempurna dari karir dan gaya hidup tetapi dibalik itu semua ternyata mereka adalah wanita biasa yang juga memiliki impian untuk menikah dan punya anak. disitulah kekuatan dari serial tersebut. Sehingga para wanita merasa seperti senasib dan ingin tau bagaimana mereka memecahkan masalah yang dialami.
Nah begitulah kira2 meurut Om Her kalo mo tau lebih jauh gimana menangkap keinginan pasar di suruh ikut seminarnya. ![]()


































July 15th, 2008 at 12:16 am
Bayar ya seminarnya ?
Berapa ? Kapan ? Di mana ?
July 15th, 2008 at 1:21 am
iya, 750rb, di surabaya tapi dah lewat kemaren tanggal 10 july 2008